Dauroh Quran? Apa
sih dauroh Quran? Penasaran? Jangan lewatkan postingan ini ya? Kamis 25
April 2013 saat matahari sampai pada suhu klimaksnya, mahasiswa dari sekitar
Tasikmalaya yakni UPI Tasikmalaya, UNSIL, STAI, BSI, dan universitas lain, serta
beberapa siswa SMA dan MTS sekitar Tasikmalaya, berkumpul merekan tetap bersemangat untuk mengikuti
kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Tutorial UPI Tasikmalaya dengan
bekerja sama dengan Komunitas Pencinta
Al-Quran (KOMPAQ) Tasikmalaya. Kegiatan yang bertempat di aula UPITAS ini
dihadiri oleh hampir 70 orang ikhwan (pa) dan akhwat (pi). Acara ini hadiri
pula oleh Pembina Tutorial Syarip Hidayat, M.Pd. yang pada kesempatan ini
beliau menyampaikan apresiasi atas acara Dauroh Quran ini, “Acara seperti ini
sangat bermanfaat sekali, saya jadi malu bisa berkata-kata disini dengan lancar
namun membaca Al-Qur’annya jarang. Setelah mengikuti acara ini saya berjanji
pada Allah untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an.” paparnya penuh haru pada saat
sambutan pembukaan. Selain itu, acara ini dibuka secara resmi oleh Drs. Rustono
WS, M.Pd.
Seperti namanya
Dauroh Quran, kegiatan dalam bentuk training ini mengupas bagaimana kita bisa
mengenal dan kembali pada ajaran dan nilai-nilai al-quran yang sudah seyogyanya
dijadikan sebagai pedoman kehidupan manusia.
Nah guys, bumikanlah
Al-Quran niscaya Allah SWT akan melangitkan hidupmu. Bumikan al-quran bukan
berarti dikebumikan atau mengubur namun membumikan atau menjadikan ia dekat
dengan keseharian dan menjadi petunjuk dalam setiap asfek kehidupan, seperti kitaketahui
bahwa terdapat lima kewajiban umat terhadap al-quran: membaca, menghapal,
memahami, mengamalkan, dan mengajarkan. Barang siapa yang membaca Al-Quran maka
Allah telah menjanjikan kebajikan-kebajikan dalam kehidupannya, diantaranya:
1.
Mendapat syafaat.
2.
Mendapat derajat tinggi.
3.
Memperoleh kebaikan-kebaikan.
4.
Menjauhkan kita dari syaitan.
5.
Mendapat sakinah atau ketenangan.
“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka
ia akan memperoleh satu hasanah (kebajikan), dan satu hasanah akan dilipat
gandakan menjadi sepuluh. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf, akan tetapi ali satu hurf, lam satu huruf, dan mim
satu huruf.” (At-Tirmidzi)
So guys, menjadi
pribadi yang cinta AL-Qur’an itu memang tak pernah ada ruginya. Disayang Allah,
hidup berkah dan penuh kebaikan. Jika dalam surat Alfatihah terdapat 139 hurup,
maka setiap kita membacanya dengan benar maka kita telah menabung hasanah
(kebajikan) sebanyak 139 dikalikan engan 10, jadi berapa? Luar biasa, apalagi
jika membaca dan menghapal satu kitabulloh.
Lalu bagaimana ya
jika hapalan kita masih salah dan terbata-bata? Dalam sebuah hadist dikatakan
bahwa jika kita membaca denga terbata Allah memberinya satu pahala karena
usahanya, dan jika membaca dengan benar ia mendapat dua pahala atas usaha dan
bacaannya. Jadi kenapa nggak kita memperbaiki bacaan agar bisa maksimal
mendapatkan berkah kebaikan dari bacaan yang kita lakukan? Salah satunya dengan
belajar dauroh ini, yakni belajar tahsin, belajar bagaimana melafalkan kata
(makroj), panang pendek, dan lain-lain. Siapa yang gak mau dikasih kebaikan?
Dahsyat, kebajikan-kebajikan
itu mengalir dalam kehidupan kita, keluarga kita, sahabat kita, dan ummat
disekitar kita. Lantas bagaimana dengan orang yang menghapal al-qur’an, jaminan
Allah untuk orang penghapal Al-Qur’an adalah menganugerahkan mahkota surga
kepada kedua orang tuanya, bisa menolong 10 orang ahli neraka baik kerabat atau
sahabatnya yang ia kenal dan mengajaknya kedalam rahmat Allah, subhanallah. Kebaikan
demi kebaikan itu tentunya akan didapat jika hal tersebut dilakukan secara
continu atau berkelanjutan secara terus menerus (baca: istiqomah). “Amal yang
paling dicintai Allah adalah amal yang dapat dilakukan terus menerus walaupun
sedikit” (H.R. Muslim).
Mudah-mudahan
kita termasuk orang-orang yang istiqomah. Aamiin.
Akhir kata “Membumikan
Al-Qur’an is never ending fighting, tak ada ujungnya tetap semangat!” Dan salam
duku (dengan ukhuwah kita utuh) begitu ungkap salah seorang panitia dauroh ini
dengan semangat! Selamat bertemu kembali di dauroh 2 yah! Wassalamu’alaikum
wr. wb. (AZ)
