Assalamualaikum....
Annyeong..annyeong.. Naneun Ririn imnida, ciieee pake bahasa
korea niyeee hehe keren dikiitt..chjaahh itu juga yang tahu cuma segitu-gutunya
hihi.. Ok kembali ke laptop!!! Berita islam internasional kali ini kita akan
ngintip-ngintip perkembangan Islam di negara gingseng nih alias Korea yang
terkenal sama dramanya atau boy and girl bandnya, beuuuuhh yang lagi
digandrungin sama anak-anak remaja zaman sekarang, mulai dari dramanya,
lagunya, baju + gayanya saking pengen mirip sama tu orang Korea hihi...
Jangan-jangan antum-antum juga yaaa he...
Hemmm kira-kira gimana yaa Islam di Korea Selatan negara yang mayoritas penduduknya beragama Budha, malahan tidak
sedikit juga loh yang atheis alias gak bertuhan, karena Korea Selatan ini merupakan
negara sekuler yaitu negara yang memisahkan urusan beragama dengan urusan
pemerintahan, sehingga agama lebih bersifat pribadi, dan mereka pun rata-rata mengenal agama seelah
mereka dewasa. Berbeda dengan kebanyakan orang di negara kita yang
rata-rata mengenal dan menganut agama sejak kecil karena agama adalah
kebanyakan warisan didikan dari orang tua, tetapi di Korea justru tidak.
Pendidikan agama di Korea itu nomor yang kesekian, atau tidak dalam skala
prioritas kalau dibandingkan dengan mata pelajaran pendidikan umum. Terdengar
aneh, kan? Jadi jangan heran kalau orang Korea kebanyakan belum beragama atau
baru menganut agama setelah mereka dewasa. Hemmm
makin penasarankan, gimana perkembangan muslim di KorSel??? Ok let’s chek it
out!!!
Data dari Korea Muslim
Federation (KMF) yang didirikan sejak tahun 1967 menyebutkan, jumlah Muslim di
Korea Selatan sekarang ini mencapai 120.000-130.000 orang dari 48.598.175 jiwa
penduduk Korea Selatan, terdiri dari Muslim Korea asli dan para warga negara
asing. Jumlah orang Korea asli yang Muslim sekitar 45.000 orang, selebihnya
didominasi pekerja migran asal Pakistan dan Bangladesh. Sementara orang-orang
asli Korea yang Muslim, kebanyakan adalah keturunan dari para mualaf yang masuk
Islam saat berlangsung Perang Korea.
Menilik sejarahnya, Perang Korea (Juni 1950-Juli 1953) membawa
berkah tersendiri bagi kebangkitan Islam di Negeri Ginseng. Sejatinya,
Islam telah ada di Semenanjung Korea jauh sebelum Perang Korea pecah. Sejarah
mencatat, Islam masuk ke Korea Selatan pada abad ke-7 lewat kafilah dagang yang
menuju Cina lalu menjalin hubungan dengan Kerajaan Shilla, salah satu dari tiga
negara besar di Korea pada masa lalu. Hubungan itu terus terjalin dan sebagian
pedagang Muslim itu tertarik untuk menetap di sana. Maka, tak heran jika pada
periode Koryo (918-1392) terdapat komunitas Muslim di Korea Selatan dalam
jumlah cukup besar di Kaesong, ibukota negara masa itu. Komunitas Muslim juga
terdapat di Itaewon, Seoul, yang terus berkembang menjadi kota besar hingga
sekarang.
Sampai sekarang tercatat ada sekitar 21
masjid/islamic center yang tersebar di beberapa pusat kota di Korea seperti Gwangju, Busan dan Daegu, yang
seluruhnya dibawah koordinasi oleh KMF. Masjid
di sini juga bukan sekedar tempat salat tapi juga tempat berkumpul komunitas
Muslim, terutama usai salat Jumat. Mereka saling bercerita dan mendengarkan
satu sama lain.
Masjid pertama yang dibangun di Korea
adalah Seoul Central Masjid and Islamic Center yang berada di kota Itaewon.
Masjid ini selesai dibangun dan dibuka untuk publik pada tahun 1974. Tidak
hanya sebagai tempat sholat, di kompleks masjid juga dilengkapi dengan kantor,
ruang kelas, sekolah, dan aula untuk konferensi. Hal ini dimaksudkan agar
masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat sholat saja, namun juga sebagai
pusat dakwah dan pendidikan.
|
|
|
Masjid Itaewon di Seoul
|
|
Suasana setelah solat jumat di
Masjid Itaewon Seoul
|
||
|
Warga muslim korea
|
Muslim di kota Busan pun sudah membuka sekolah Islam sendiri
loohhh... Meski sekolahnya kecil, cukup untuk mengakomodasi anak-anak mereka
untuk mendapatkan pendidikan yang Islami. Sekolah Islam pertama di Korea
Selatan itu dibiayai lewat dana hibah dari pemerintah Arab Saudi. Tahun 2008
lalu, Duta Besar Saudi di Seoul sudah menyerahkan dana sebesar 500.000 dollar
pada KMF untuk biaya pembangunan sekolah.
Sebagai penghargaan atas bantuan Saudi, sekolah
tersebut rencananya akan menggunakan nama putera mahkota Saudi Pangeran Sultan
Bin Abdul Aziz. Sekolah ini juga akan menerima siswa non-Muslim. Selain
memberikan mata pelajaran berdasarkan kurikulum pendidikan di Korea, sekolah
yang dibiayai Saudi ini juga akan memberikan pelajaran tambahan berupa bahasa
Arab, bahasa Inggris dan studi Islam. Selain sekolah Islam, sejak tahun 2008
lalu, juga dibangun pusat kebudayaan Islam di kota Seoul. Dengan adanya sekolah
dan pusat kebudayaan Islam ini, diharapkan bisa memperluas syiar Islam di Korea
Selatan sekaligus meluruskan informasi-informasi biasa tentang Islam dan Muslim
yang diterima oleh masyarakat negeri itu.
Naahh terus gimana yaa caranya warga muslim di Korea
Selatan mendapatkan makanan yang halal??? Ternyata untuk
mendapatkan makanan halal di negeri ini tidak sulit. Hampir di setiap kompleks
masjid, terdapat toko muslim yang menyediakan berbagai macam makanan halal dari
berbagai negara. Di samping itu, terdapat toko khusus yang menjual daging halal
yang disembelih secara islami.
Terkait
makanan kemasan produksi Korea, perlu kehati-hatian dalam memilih, karena
sebagian besar makanan kemasan mengandung babi atau turunannya. KMF sudah
mengeluarkan list makanan-makanan kemasan yang sudah dicek kehalalannya.
Terdapat list makanan yang bisa dikonsumsi secara aman dan makanan yang
mengandung yang haram. Adapun di luar list tersebut, pembeli harus mengecek
sendiri kandungan penyusun makanan tersebut.
Masyarakat
korea sangat gemar untuk makan daging. Sehingga sebagian besar restoran
memiliki menu utama daging, baik babi, sapi, maupun ayam. Mengingat
penyembelihan sapi dan ayam tidak mengikuti syariat Islam, kaum muslimin
cenderung memilih menu sayuran dan ikan tatkala mengikuti jamuan makan bersama
di restoran korea. Adapun di sekitar kompleks masjid/islamic center, terdapat
banyak sekali restoran yang menyajikan makanan halal dari berbagai negara.
Eh eh eeeehh..tahu gak sii???? Ternyata ada juga lho
artis korea yang muslim. Eng ing eengg... Namanya Lee Ki Woo. Si pria kelahiran
23 oktober 1981 yang pernah membintangi beberapa drama korea seperti Star's
Lover dan Kid Gang ini dikabarkan adalah seorang muslim. Ini dia aktor pria
muslim tersebut
Okaaaayyy...chingudeul
(*teman-teman), Berita Internasional Islam sekarang sampai disini dulu yaaa...
Silahkan apabila ada kritikan atau saran tentang artikel ini, monggo langsung
aja klik “comment”nya.. Gamsahamnida..
Wassalam..
(By Ririn Riani Kartika)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar