Cerdas-Ikhlas-Istiqamah

Sabtu, 06 Juli 2013

Rencana Allah Lebih Indah. Percayalah!


                                             Rencana Allah Lebih Indah. Percayalah!
Saat kenyataan tak sesuai dengan apa yang diharapkan, apa yang sering dirasakan?
Hati menjadi gundah, pikiran kacau, tidak mau makan, memaki Tuhan (naudzubillah). Sungguh rasa kecewa yang memuncak hingga meledak menjadi sebuah ekspresi yang sama sekali tidak bermanfaat itu tidak membuat keadaan lebih baik. Dengan itu apakah bisa mengembalikan bubur menjadi beras kembali?
Sudara dan sauidariku yang soleh dan solehah, menangis saat sedih itu normal dan sedih kala harapan tak sesuai dengan kenyataan itu wajar tapi berlarut-larut dalam kesedihan itu yang membuat keadaan semakin runyam. 
'Boleh-boleh saja menangis atau sedih tapi dua menit saja. Selanjutnya bangkit dan katakana SEMANGKA! (Semangat Karena Allah) Tatap dunia dan tersenyumlah, tetap maksimal dalam berusaha, deras dalam berdo’a dan jangan letih untuk menebar kebaikan untuk sesama. 'Terkadang kita menyadari Kasih Sayang-Nya setelah kita temukan bahwa Taqdir Allah jauh lebih baik setelah mengalaminya.
Pernah dengar kisah seorang pedagang tape? nih ceritanya,
"Dengan giat Pak Tua bekerja setiap hari menjajakan tape ke kota, hingga suatu hari dengan semangat yang sama seperti hari sebelumnya Pak Tua melaluli jalan yang setiap hari dipijaknya. Pikulan yang dibawannya terlihat begitu dijaga agar tidak jatuh. Pukul 6 tepat ia harus naik angkutan kota jika tidak Ia harus menunggu 1 jam kemudian untuk dapat naik angkutan yang selanjutnya. Namun ketika Pak Tua sedang melewati jalan setapak yang licin, tamapak dari jauh mobil angkutan yang sering membawanya menuju kota segera melintas di peberhentian angkutan umum itu. Dengan bergegas ia berupaya untuk mempercepat langkahnya, melambaikan tangannya berharap supir sejenak melirik ke arahnya. Namun hasilnya nihil angkutan kotapun melaju tanpa menghiraukan Pak Tua. Tak sadar ia mengekpresikan kekecewaannya berlebihan dan terdengar sedikit menghardik kejadian itu, hingga kakinya tergelincir dan Braaakkk daganganya jatuh dan berceceran di tanah. Tapenya dipenuhi kerikil dan tak ada yang selamat. Pak Tua kecewa dan hari itu ia tidak pergi berdagang.
Pak Tua diliputi rasa sedih. Sesampainya dihalaman rumah melintas ibu warung yang barusaja tiba belanja dari pasar menggunakan ojeg itu tampak was wis wus menyampaikan kabar bahwa baru saja terjadi kecelakaan.  Angkutan kota yang sering melintas di wilayah mereka, pukul 6.15 masuk jurang karena rem blong. Tak ada yang selamat dr kejadian itu. Dengan segera Pak Tua sujud sukur.
Tuh kan, harapan tidak sesuai dengan yang diinginkan bukan berarti Allah tak sayang atau juga  kurang  maksimal dalam berikhtiar, apalagi kalau kemampuan yang dikerahkan sudah Full. Tapi tandannya  Allah sedang siapkan kejutan yang super indah. Percayalah ! tetap berusaha menjadi pribadi yang pandai menyibak hikmah dari setiap peristiwa.  "Dia menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ketentuan takdirnya [al-Furqân/25:2]"
                                                                                             
Keep Khusnudzon pada taqdir yang Allah berikan, karena Allah hadir beserta prasangka hamba-Nya. Percaya Inilah yang terbaik!

Semoga Allah memeluk setiap mimpi kita semua dan Senantiasa diberikan yang terbaik dalam hidup ini,

 #muhasabah_menjelang_Ramadhan. Semoga Bermanfaat!
Keep CIIs,
Cerdas, Ikhlas, Istiqomah, Allahu Akbar!
_Rara_



Tidak ada komentar:

Posting Komentar